Bagaimana cara kita berteman yang baik agar tetap akur?

>> Mengenal diri sendiri. sebelum mengenal baik sahabat kita alangkah, baiknya kita mengenal diri kita terlebih dahulu. dengan begitu kita dapat mengukur kelebihan dan kekurangan diri. sehingga mampu menempatkan diri dalam jalinan persahabatan.
>> Tentukan tujuan berteman. setelah mengenal diri dengan baik, tentunya kita bisa mengetahui teman seperti apa yang kita butuhkan dan tepat untuk diri kita, dan untuk apa kita berteman. mau dibawa kemana hubungan pertemanan ini. sebatas untuk bersenang2, berbagi penderitaan, atau untuk perjuangan mencapai misi yang kita inginkan.

>> Mengenal dan memahami teman secara baik. dengan mengenal baik teman, kita bisa menyelami perasaannya. membantu kesulitannya, sehingga membuatnya mencintai diri kita. Dengan mengetahui kelemahannya, kita bisa membantunya menjadikan kehidupannya lebih baik.

>> Orientasi pada persamaan dan memahami perbedaan. saya sengaja memisahkan point ini dengan point sebelumnya. karena sekedar mengenal saja tidaklah cukup. kadang karena mengenal teman secara mendetail, justru tanpa disadari sedang menciptakan jurang konflik dan kebencian. karenanya dalam berteman berorientasilah pada persamaan. dengan persamaan dapat tumbuh kekuatan yang akan melahirkan banyak manfaat kebaikan dalam karya, prestasi, sinergitas, dsb. memang sih setiap orang memiliki perbedaan dalam banyak hal. dan sangat mudah untuk dicari dalam perbedaan, akan tetapi perbedaan yang tidak bisa dijadikan energi positif acapkali menjadi sumber malapetaka bagi hubungan persahabatan dan menghancurkan apa saja yang telah terbangun.
>> Pilih 1 (max 5) orang yang akan dijadikan teman yang paling engkau yakini sebagai yang terbaik. memiliki teman yang banyak dan relasi yang luas adalah baik. akan tetapi pilihlah 1 atau tidak lebih dari 5 orang yang kamu anggap terbaik dan cocok menjadi sahabat secara khusus untuk jiwa kita. berbagilah dengannya, berjuanglah bersamanya, bagilah suka dan dukanya, curhatlah bersamanya. mengapa demikian? tabiat jiwa itu membutuhkan tempat berbagi untuk hal yang sangat pribadi. dan kita membutuhkan rasa aman dengan apa yang menjadi privasi kita. ada yang bilang, orang yang terlalu banyak teman akan disibukkan oleh teman-temannya.
itu semua adalah dasar pokok yang harus ada agar persahabatan bisa terjalin baik.

nah ini cara umum yang mungkin perlu dilatih agar bisa menjadi teman yang akrab
>> berkontribusi. membantunya ketika sulit sesuai apa yang kita bisa.
>> melatih cara berkomunikasi. dengan banyak berkomunikasi biasanya kita akan terlatih dan dapat meningkatkan kemampuan membuka pembicaraan dengan hangat.
>> banyak membaca apa saja. kadang wawasan umum adakalanya penting, meskipun sedikit. sehingga ketika orang lain membuka topik setidaknya kita dapat merespon dan tidak blank pikiran.
>> tentukan, diri kita ingin dikenal sebagai apa? adalah dengan meningkatkan potensi terbaik yang ada pada diri kita bisa juga dengan bergabung dengan komunitas yang mendukung untuk pertumbuhan potensi kita. syukur jika akhirnya orang datang pada anda karena membutuhkan kemampuan anda. berarti anda adalah orang yang layak diperhitungkan.
>> berbicara sesuai kapasitas. tidak perlu anda berbicara diluar kapasitas anda dan hanya bertujuan untuk pamer. karena setiap orang punya wilayahnya masing2, bahkan seorang doktor sekalipun. inilah yang acapkali menjadi petaka dan membuat orang lain menilainya sombong orang yang berbicara diluar kapasitasnya.
>> menghangatkan persahabatan. warnai persahabatan dengan jalan/rekreasi bersama, traktir makan, membawakan oleh2, bertukar hadiah dsb.
>> mau memaafkan. tabiat manusia adalah lupa dan salah. dan kesalahan seringkali terjadi dalam persahabatan. anggaplah sebagai kerikil yang mewarnai jalinan persahabatan. memaafkan seringkali membuat hubungan menjadi kokoh.

hati2 pada bibit kerusakan hubungan..
>> tidak amanah /tidak dapat dipercaya. ketahuilah sekalinya ketika kita membocorkan aib orang lain, kita sedang menghancurkan diri kita sendiri dihadapan orang yang mendengarkan kita, dan tanpa sadar membuat orang tersebut tidak percaya dengan diri kita.
>> gemar berdebat. tidak ada kebaikan yang bisa didapat dengan hoby berdebat, kecuali untuk tujuan yang positif misalkan diskusi. dan diskusi dengan berdebat adalah dua hal yang berbeda.
>> senang mencari titik peredaan.
>> bicara yang kasar tanpa kelembutan.
>> selalu menjadi beban. dalam hal apa saja.

sumber : id.answers.yahoo.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: